Skip to main content
Berita KegiatanPencegahan dan Pemberdayaan MasyarakatBerita Utama

Selenggarakan KIE Keamanan Pangan dan Obat, Dinkes Tual ajak BNN Kota Tual

Dibaca: 16 Oleh 22 Sep 2021Tidak ada komentar
Selenggarakan KIE Keamanan Pangan dan Obat, Dinkes Tual ajak BNN Kota Tual
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Bertempat di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, pada tanggal 16 September 2021, BNN Kota Tual menghadiri undangan permohonan Sosialisasi dari Dinas Kesehatan Kota Tual. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) Keamanan Pangan dan Obat Dinas Kesehatan Kota Tual Tahun 2021 dengan jumlah peserta 75 orang yang berasal dari PPK, Desa/Kel, Kader Posyandu, Majelis Taklim Kota Tual.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tual, Ibu Mommy Helwend, A.Md.,Keb. Dalam kesempatannya, beliau menyampaikan rasa terimakasih kepada BNN Kota Tual atas kesanggupan dalam memberikan sosialisasi pada kegiatan tersebut. Beliau juga menyampaikan keterwakilan beliau dalam membuka kegiatan tersebut, karena Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual berhalangan hadir. Kemudian kegiatan secara resmi dibuka dan pemateri pertama langsung dibawakan oleh Narasumber dari BNN Kota Tual, dr. Adrianus Leftungun.

Dalam materi yang disampaikan adalah Bahaya Narkoba yang semakin mengancam lapisan masyarakat, terlebih khususnya di wilayah Kota Tual. Maka dari itu, sangat penting dilakukan sosialisasi atau penyuluhan terkait bahaya narkoba, agar dapat mengedukasi masyarakat untuk semakin sadar terhadap ancaman narkoba. Hal ini dimulai dari lingkungan terkecilnya yaitu lingkungan keluarga, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi rutin yang dilakukan masyarakat menjadi semakin sadar dan menjauhi nakoba.

Dalam kesempatan itu juga, ada satu peserta dari kader posyandu yang mengatakan, “Agar penyuluhan terkait bahaya narkoba ini tidak hanya sampai disini saja, wilayah kecil harus mendapatkan tindakan penyuluhan yang sama, agar pemahaman semua remaja di Indonesia tetap sama, bahwa narkoba tidak sebaiknya digunakan”. Jadi sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat sangat penting, karena dengan begitu masyarakat dapat memiliki pemahaman yang sama tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (sar&cac/rez)

Terkait

Kirim Tanggapan